img-2
Kota Bukittinggi
img-3 img-4

Selamat Datang di Kelurahan Kayu Kubu

Kelurahan Kayu Kubu merupakan salah satu dari tujuh kelurahan yang berada di Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat. Luas Kelurahan Kayu Kubu yaitu sebesar 0,91 kilometer persegi.

Fasilitas Pendidikan

  • Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) : 1 Unit
  • Taman Kanan-Kanak (TK) : 2 Unit
  • Sekolah Dasar (SD)/Sederajat : 1 Unit
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Sederajat : 1 Unit
  • Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat : 1 Unit
  • Perguruan Tinggi (PT) : 0 Unit

Fasilitas Kesehatan

  • Rumah Sakit : 1 Unit
  • Puskesmas : 0 Unit
  • Poliklinik : 1 Unit
  • Posyandu : 5 Unit
  • Apotek : 2 Unit

Data Statistik Terkini Kelurahan

Statistik Kelurahan

0.91

KM² Luas Wilayah

4,355

Total Penduduk

99:100

Rasio L:P

8

ASN Kelurahan

25-39

Kelompok Umur Terbesar

4,786

Jiwa/KM²

5

Fasilitas Kesehatan

5

Fasilitas Pendidikan

127

Fasilitas Ekonomi

Layanan Kelurahan

Surat Keterangan Ahli Waris

Pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris

Surat Keterangan Tidak Mampu

Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu

Surat Keterangan Belum Menikah

Pembuatan Surat Keterangan Belum Menikah

Surat Keterangan Kematian

Layanan Pembuatan Surat Keterangan Kematian

Surat Keterangan Penghasilan

Surat Keterangan Penghasilan

Surat Pernyataan Domisili

Pembuatan Surat Pernyataan Domisili

Lihat Berita Terbaru

img-22
Post by admin

Welcome Dinner IMLF 2026 Buka Rangkaian Peringatan 100 Tahun Jam Gadang

Pemerintah Kota Bukittinggi gelar Welcome Dinner International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang dirangkaikan dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu, 3 Juni 2026 Ketua International Minangkabau Literacy Festival (IMLF), Sastri Bakry, menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya IMLF ke-4 dalam rangka peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kesuksesan pelaksanaan IMLF merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, pegiat literasi, media, relawan hingga delegasi dari berbagai negara. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Bukittinggi merupakan kota bersejarah yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak ditetapkan hari lahirnya pada 22 Desember 1784, Bukittinggi berkembang sebagai pusat perdagangan, pendidikan, perjuangan dan peradaban di Minangkabau Wako menambahkan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang bukan sekadar memperingati usia sebuah bangunan, tetapi menjadi momentum memperkuat diplomasi budaya, pelestarian sejarah, serta memperkenalkan Bukittinggi sebagai kota sejarah dan destinasi wisata dunia. Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan, penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival tahun 2026 ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan 100 tahun Jam Gadang. Masyarakat Minangkabau memiliki tradisi literasi yang kuat melalui filosofi alam takambang jadi guru, yang melahirkan banyak tokoh nasional di bidang pendidikan, sastra dan kebangsaan. Mahyeldi menegaskan, literasi merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. "IMLF menjadi wadah membangun jejaring global, memperkuat persahabatan antarbangsa, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau kepada dunia," ujarnya

img-22
Post by admin

Seminar 100 Tahun Jam Gadang, "Jam Gadang dalam Berbagai Perspektif”

International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) melanjutkan rangkaian kegiatannya dengan Seminar “Jam Gadang dalam Berbagai Perspektif” yang menghadirkan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Denny Abdi. Seminar ini diisi oleh narasumber dari Indonesia serta delegasi dari Belanda, Jerman, dan Australia yang berbagi pandangan mengenai Jam Gadang dari berbagai sudut pandang budaya, sejarah, dan diplomasi. Dalam rangka peringatan 100 Tahun Jam Gadang, IMLF juga menggelar kegiatan penanaman 1.000 pohon di kawasan wisata Tabiang Barasok. Program ini diinisiasi oleh Kapolda Sumatera Barat bersama IMLF 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mewujudkan program Bukittinggi Go Green melalui revitalisasi taman kota, pengembangan geopark, pembangunan berkonsep green building, serta peningkatan ruang terbuka hijau. Rangkaian agenda hari itu ditutup dengan pembacaan puisi oleh para delegasi mancanegara dan pertunjukan kesenian tradisional yang berlangsung di kawasan pedestrian Jam Gadang, menghadirkan suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi budaya.

img-22
Post by Administrator

1.700 Perempuan Berbusana Minang Meriahkan 100 Tahun Jam Gadang

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 Tahun 2026 gelar Parade 1.700 Perempuan Berbusana Minang dalam rangka memeriahkan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Pasar Ateh Bukittinggi, Sabtu 6 Juni 2026. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam kegiatan peragaan busana tradisional Minangkabau. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan keindahan pakaian adat, tetapi juga mengangkat nilai-nilai budaya, etika, dan warisan leluhur Minangkabau. Bukittinggi adalah kota kecil yang memiliki sejarah besar, mulai dari pusat pemerintahan, pusat pendidikan, hingga penyelamat Republik Indonesia melalui PDRI. Karena itu, budaya, sejarah, dan identitas daerah harus terus kita lestarikan dan wariskan kepada generasi mendatang. "Kegiatan ini bukan sekadar menampilkan pakaian adat, tetapi juga mengingatkan kita pada nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh nenek moyang. Melalui peringatan 100 Tahun Jam Gadang ini, kita ingin memperkenalkan Bukittinggi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga kepada dunia internasional," ungkapnya Ketua Koordinator Parade Perempuan Berbusana Minang, Suherni Syam, menjelaskan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Awalnya panitia menargetkan 1.500 peserta, namun karena tingginya minat, jumlah peserta akhirnya mencapai 1.700 orang yang datang dari berbagai daerah seperti Batam, Palembang, Pekanbaru dan sejumlah wilayah lainnya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang dan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 yang mengukir sejarah baru di pelataran Jam Gadang. "Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi upaya untuk memperlihatkan kepada dunia keindahan dan kehormatan perempuan Minang melalui pakaian adat. Baju Basiba dan ragam pakaian adat salingka nagari mengandung nilai kehormatan, kesantunan serta peran perempuan Minang sebagai limpapeh rumah nan gadang. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa identitas budaya harus terus dijaga, dilestarisi berita

Dokumentasi Kegiatan

Download Aplikasi Sistem Bukttinggi Hebat

Aplikasi Sistem Bukittinggi Hebat adalah aplikasi layanan yang tersedia untuk penduduk kota bukittinggi, pengunjung dan pegawai pemerintah kota bukittinggi.

26